Month: February 2017

Mitos yang Membuat Salah Kaprah Tentang Penyakit Kutil Kelamin

Penyakit kutil kelamin merupakan salah satu jenis penyakit kulit menular yang sangat cepat perkembangannya. Penyakit ini dibawa oleh virus papiloma manusia atau biasa dikenal dengan HPV. Tercatat ada ratusan juta orang di dunia, yang telah menjadi korban keganasan dari virus yang satu ini. Salah satu penyebabnya adalah karena minimnya informasi mengenai penyakit tersebut. Bahkan saat ini malah beredar mitos-mitos tentang penyakit ini, yang membuat kesalahpahaman di tengah-tengah masyarakat.
Mitos yang Membuat Salah Kaprah Tentang Penyakit Kutil Kelamin
Nah, biar Anda tidak ikut-ikutan salah paham, berikut ini beberapa mitos tentang penyakit kutil kelamin, yang sebaiknya Anda ketahui. Baca juga artikel kami lainnya di http://www.cilacapherbal.com

Beberapa Mitos Penyakit Kutil Kelamin Yang Berkembang di Masyarakat

1. Virus HPV hanya akan menjangkit wanita saja

Sampai saat ini, banyak orang yang salah sangka terkait virus HPV. Sebagian orang menyangka bahwa virus ini hanya akan menyerang organ kelamin wanita saja. Hal ini tentu merupakan pernyataan yang salah. Sebab berdasarkan penelitian, virus ini bisa menyerang siapa saja, tanpa memandang jenis kelamin dan usia. Namun memang untuk wanita hamil dinilai lebih rentan terkena virus ini.

Nah, jika kita bandingkan jumlah penderitanya, memang lebih dominan wanita daripada laki-laki. Sebab kelembapan lingkungan vagina wanita, sangat mendukung tumbuh kembang dari virus HPV ini.

2. Virus HPV hanya ditularkan melalui hubungan seks
Mitos kedua yang berkembang di masyarakat adalah tentang cara penularan virus HPV. Banyak yang mengira bahwa virus ini hanya ditularkan melalui hubungan seksual tanpa alat kontrasepsi. Tentu ini merupakan mitos yang salah dan menyesatkan. Sebab HPV tergolong jenis virus yang sangat reaktif dan cepat menular.

Virus ini bisa menular tidak hanya melalui hubungan seksual saja. Namun bisa disebabkan oleh kontak langsung dengan penderitanya, seperti sentuhan kulit, hubungan penetrasi seksual, oral seks bahkan menggunakan mainan seks penderita virus HPV.

3. Alat kontrasepsi dapat mencegah penularan virus HPV
Banyak yang percaya bahwa kondom bisa mencegah penularan virus HPV. Benarkah demikian? Tentu saja tidak. Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa virus ini bisa menular, meskipun hanya dengan sentuhan kulit saja. Nah, saat berhubungan seks dengan penderita HPV menggunakan kondom, tentu akan terjadi kontak kulit. Sebab alat kontrasepsi seperti kondom tidak menutupi semua permukaan kemaluan laki-laki. Sehingga masih ada celah bagi virus HPV untuk menular melalui kulit yang tidak tertutup tersebut. Baca juga artikel kami lainnya seputar obat kutil kelamin

Demikianlah beberapa mitos yang membuat kesalahpahaman masyarakat tentang penyakit kutil kelamin. Semoga bermanfaat.