Sepasang Primata Baru Saja Lahir di Taman Safari II Prigen

Sepasang Primata Baru Saja Lahir di Taman Safari II Prigen

Taman Safari Prigen-Pasuruan, sukses mengembangbiakkan satwa langka ciri khas Amerika Selatan. Sepasang Tamarin Pinche (Saquinus Odipus) koleksinya sukses melahirkan bayi kembar jantan serta betina yang dinamakan Bram serta Leia.

Dua ekor bayi primata kecil atua biasa disebut Cotton-Top Tamarin ini baru saja lahir pada bulan Juni kemarin, dari dua induk bernama Hanez (5 th.) serta Riki (7 th.) dengan waktu kebuntingan 4-5 bln. Waktu dilahirkan, keduanya mempunyai berat sekitaran 450gr.

” Ini kelahiran Cotton-Top Tamarin yang awal di Taman Safari Prigen. Pastinya dengan begitu telah membanggakan, karna ini juga termasuk dalam satwa terancam punah, ” kata Manager Marketing Taman Safari Prigen, Idham Rustian Pribadi, Jumat (15/7/2016).

Sedikit berlainan dengan type primata beda di mana induk jantan umumnya cuma juga akan mengawasi anak-anak mereka dari terlalu jauh saja, ke-2 induk Tamarin Pinche baik jantan serta betina dapat bertukaran mengasuh atau menggendong anak mereka.

” Kelahiran ini jadi hadiah lebaran untuk pengunjung Taman Safari Prigen. Yang lebih khusus, Ibu Lulis Irsyad Yusuf, istri Bupati Pasuruan, waktu datang sudi memberi nama pada dua bayi Tamarin ini. Yang jantan dinamakan Bram yang betina Leia, ” jelas Idham.

Untuk di ketahui Tamarin Pinche adalah satu diantara type primata paling kecil di dunia dengan berat yang cuma menjangkau sekitaran 0. 5 Kg. Sisi belakang satwa ini berwarna cokelat serta mempunyai gigi taring lebih rendah serta lebih panjang dari gigi seri. Tamarin Pinche mempunyai nada yang lembut serta kadang-kadang terdengar seperti peluit. Berdasar pada riset, ada 38 type nada yang berlainan.

Para pengunjung bisa melihat primata ini sesuai dengan jam operasional taman safari seperti biasanya.

Di habitat aslinya lokasi Amerika Selatan, satwa ini hidup berkelompok terdiri sekitaran 12-14 ekor. Jumlah satwa pemakan buah, serangga serta biji-bijian ini di alam bebas saat ini makin berkurang cuma tinggal ± 6. 000 ekor.

Leave a Reply