Apa yang Harus Dilakukan Jika Bos Anda Galak

Referensi: executive recruiting solutions

Gak semua atasan di sebuah perusahaan bakal bersikap baik sesuai dengan harapan kita. Bila Kau bisa punya bos yang sangat baik dan pengertian kepada bawahannya, maka Kamu betul-betul beruntung. Jangan pernah sia-siakan atasan yang punya sikap seperti itu, berikan kinerja terbaik bagi perusahaannya. Kemudian bagaimana kalau Anda mempunyai pemimpin yang kurang supel?

Terkadang menjadi anak buah memang terasa tidak menyenangkan, terlebih lagi jikalau mempunyai bos yang acap bertingkah laku seenaknya terhadap anak buah. Segala pekerjaan diberikan kepada anak buah. Akan tetapi sekiranya ada yang salah pasti bawahan yang akan disalahkan. Kerja sudah baik dan benar saja masih dianggap belum maksimal. Apabila ini yang terjadi, apa yang Kau dapatkan?

Pada saat kamu benar-benar muak dengan kelakuan bos mu yang gak menyenangkan, pastinya bakal ada yang terjadi. Awalnya , Kamu merasa tidak nyaman. Tekanan yang diberikan bos pastinya akan membuat kamu kurang produktif, sehingga hasil yang kamu dapatkan dari semua usahamu menjadi kurang optimal. Karena sikap bos yang seperti itu, kepercayaan diri anda menjadi menurun, terutama dalam urusan mengemukakan pendapat. Karena hal ini juga, kamu jadi enggan memberikan masukan jika ada hal-hal yang menurut kamu kurang baik.

Tidak hanya itu saja, apabila Anda tidak menyukai atasan, Kau jadi tidak kreatif, mudah stress, dan terkena aura negatif. Jadi bos galak itu berpotensi mengkikis tingkat kreativitas kamu, sehingga bawahannya hanya yes bos yes bos saja. Padahal tanpa kreativitas, kinerja kamu menjadi kurang tajam. Parahnya lagi, Kamu bisa saja menjadi kurang sehat karena sering mengalami stress di atas rata-rata. Kehidupan anda di luar kantor juga mungkin terbawa akibat stress yang kamu alami. Aura negatif memiliki dampak buruk bagi karyawan, sehingga ia sering terbawa emosi ketika sedang bersosialisasi di luar kantor.

Lalu apa yang harus dilakukan? Apabila melawan, kemungkinan Anda malah bisa langsung dipecat. Kalo sudah begini, sudah pasti anda yang rugi.

Berikut beberapa caranya, antara lain tetap bersikap profesional dan konsultasi dengan HRD. Tetaplah ingat bahwa anda hanya karyawan. Jadi jika kamu melawan, sudah tentu hal ini bukanlah solusi yang tepat. Meski bos mu yang salah, tetaplah bersikap profesional, dan tidak emosi dalam bersikap.

Tapi jika kamu sering disalahkan, belalah dirimu secara profesional. Seperti contoh, perbaiki kinerjamu. Langkah selanjutnya yang bisa dilakukan ialah dengan berkonsultasi kepada bagian HRD. Namun jika tidak ditemukan solusi, Kamu bisa mencari peluang di tempat lain alias resign.

Leave a Reply