Mitos Mengenai Penyebab Terjadinya Gempa Bumi

Kita semua tahu bahwasannya gempa bumi merupakan salah satu bencana yang setelah beberapa kali menimpa Indonesia. Efek dan kerusakan yang ditimbulkan pun sangatlah besar, seperti hancurnya beberapa bangunan sehingga beberapa korban jiwa keruntuhan.

Tidak hanya efek fisik yang dihasilkan, gempa bumi juga menimbulkan efek psikis pada anak-anak atau sekitar yang mengalami bencana alam. Bicara soal gempa bumi, kali ini akan kita bahas beberapa penyebab terjadinya gempa bumi dan cara menanggulangi penyebab tersebut.

Penyebab terjadinya gempa bumi sangatlah bermacam-macam. Diantaranya adalah terjadi akibat runtuhnya gua di dalam perut bumi. Selain itu, gempa bumi juga bisa disebabkan karena terjadinya tabrakan atau impact yang ada di dalam perut bumi. Tabrakan tersebut akan menimbulkan ledakan gunung berapi dan kegiatan tektonik. Untuk penjelasannya Mari kita lihat beberapa poin di bawah ini.

Runtuhnya gua di dalam bumi menyebabkan

Para ahli mengatakan bahwasannya runtuhnya gua di dalam bumi merupakan salah satu penyebab gempa bumi yang tidak benar adanya. Warna hijau dan seperti tidak pernah terjadi seumur hidup.

Andai saja jika terjadi keruntuhan di dalam perut bumi, maka hal tersebut bisa saja terjadi di daerah pertambangan bawah tanah. Akan tetapi hal tersebut tidak akan menyebabkan gempa bumi karena skalanya yang sangat kecil.

Yang terjadi hanyalah timbulan getaran-getaran bumi yang memiliki kekuatan skala Richter tidak sekuat gempa bumi yang aslinya.

Tabrakan atau Impact

Awalnya, banyak orang yang percaya bahwasannya gempa bumi disebabkan oleh meteor jatuh yang terjadi di Rusia pada tahun 1908. Meteor itu jatuh ke bumi dan meninggalkan bekas lubang yang sangat besar menyerupai kawah di bumi.

Walaupun gelombang yang dihasilkan rasa sampai kota London Inggris. Akan tetapi, efek yang dihasilkan sama sekali tidak terekam oleh seismograf.

Kesimpulannya adalah, getaran yang dihasilkan oleh tabrakan meteor memiliki kekuatan yang sangat kecil jika dibandingkan dengan getaran gempa. Sehingga ledakan tersebut tidak akan mengakibatkan gempa bumi.

Demikianlah mitos-mitos gempa bumi yang ada kalian mitos apalagi yang beredar di masyarakat mengenai gempa bumi?

Leave a Reply